Dinas Sosial Latih 24 Orang Penyandang Sosial

Created with Sketch.

Dinas Sosial Latih 24 Orang Penyandang Sosial

Dinas Sosial Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk melakukan rehabilitasi sosial terhadap permasalahan-permasalahan sosial yang akhir-akhir ini menyeruak di masyarakat Kabupaten Indramayu.

Rehabilitasi Sosial merupakan proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan seseorang mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk kegiatan rehabilitasi sosial adalah dengan memberikan pelayanan pelatihan ketrampilan bagi para penyandang masalah sosial di Kabupaten Indramayu.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Atu Ika Putri menjelaskan, rehabilitasi sosial diperuntukan bagi para gelandangan, pengemis, dan orang terlantar. Sebagaimana diketahui, di bulan Agustus ini, pihaknya baru saja memberangkatkan 24 orang penyandang sosial untuk mendapatksn bimbingan dan pelatihan ketrampilan sampai dengan bulan Desember 2017 mendatang yang berlangsung di Panti Pangudi Luhur Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kementrian Sosial RI.

“Persyaratan untuk mengikuti program ini peserta tidak mempunyai penyakit menular atau kronis, tidak cacat fisik/mental, tidak sedang berurusan dengan penegak hukum, bersedia mengikuti program pelayanan panti, usia masih produktif dan kegiatan ini gratis tidak dipungut biaya,” jelas Atu.

Atu menambahkan, para peserta ini dapat memilih salah satu ketrampilan sesuai kemampuan dan keinginan minat dan bakatnya. Ketrampilan tersebut diantaranya pertukangan las, montir mobil, desain grafis, pertukangan kayu, menjahit, pengolahan kedelai, salon dan tata rias, olahan pangan, perikanan, montir motor, dan pertanian.

“Setelah mengikuti pelatihan ketrampilan ini peserta akan diberikan alat dan modal untuk selanjutnya bisa digunakan sebagai usaha mandiri di lingkungannya sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Selain memberikan pelatihan bagi para gelandangan, pengemis, dan orang terlantar tersebut, Dinsos juga beberapa waktu lalu memberikan pelatihan bagi 6 orang yang putus sekolah dan pada bulan April yang lalu memberikan pelatihan bagi bagi korban trafficking sebanyak 70 orang dan 20 orang lansia.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Marsono, mengatakan, para peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan benar-benar dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini secara serius sampai selesai. Mengingat manfaatnya banyak sekali karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Indramayu.

Sangat penting dan strategisnya Dinas Sosial dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Indramayu maka sudah seharusnya jika Dinas Sosial ini mendapatkan dukungan secara anggaran baik dari legislative maupun unsur lainnya. Sehingga, harapan untuk mewujudkan masyarakat Indramayu yang religius, maju, mandiri, dan sejahtera bisa dapat terwujud. DENI SANJAYA/Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu